Penjelasan tentang benda tenggelam, melayang, dan terapung

Ada beberapa kemungkinan yang bisa terjadi jika benda padat dimasukkan ke dalam air yaitu terapung, melayang atau tenggelam. Hal ini disebut dengan hukum Archimedes, yaitu hukum yang menjelaskan tentang prinsip-prinsip pengapungan benda dalam air. Lalu, apakah yang dimaksud dengan terapung, melayang dan tenggelam itu? Berikut adalah penjelasan benda tenggelam, melayang dan terapung.

Benda tenggelam
Benda padat akan tenggelam jika dimasukkan ke dalam air, benda ini akan mencapai dasar air. Hal ini dikarenakan berat jenis beneda tersebut lebih besar daripada berat jenis air. Benda padat yang dapat tenggelam misalnya besi, batu, gelas, piring, tanah, dan lain sebagainya.

Benda melayang
Selain tenggelam, benda pda dapat juga melayang. Artinya, benda tersebut berada diantara permukaan air dan dasar air. Meskipun padat, benda tersebut memiliki kesamaan berat jenis sehingga dapat melayang. Benda yang dapat melayang dalam air diantaranya kapal selam, juru selam (penyelam), dan ada juga telur yang dapat melayang di dalam air garam.

Benda terapung
Benda terapung adalah benda yang berada diatas permukaan air. Hal ini dikarenakan berat jenis air lebih besar dibandingkan berat jenis benda itu sendiri. Benda-benda yang dapat terapung antara lain kayu, pensil, balon, plastic, kapal laut, dan masih banyak lagi.

Dari penjelasan singkat diatas dapat kita ambil kesimpulan bahwa semua benda yang ada di bumi ini dikelompokkan menjadi tiga macam seperti yang telah dijelaskan tersebut. Dengan mengetahui apa saja macam benda yang ada disekitar kita maka diharapkan akan dapat membantu merawat kelestarian lingkungan yang barangkali akan sangat berguna untuk kelangsungan hidup generasi penerus kita kelak. Sekarang memang belum terasa dampak negatif merusak lingkungan secara langsung, namun bukan tidak mungkin anak cucu kita kelak yang akan merasakan kerugian atas perbuatan kita hari ini sehingga tidak ada salahnya untuk menjaga keharmonisan lingkungan serta isinya.
READ MORE

Pengertian, Contoh, dan Jenis Majas Perbandingan

Majas adalah gaya bahasa. Majas perbandingan berarti gaya bahasa yang membandingkan sehingga pikiran pendengar atau pembaca menuju pada hal yang dibandingkan. Majas perbandingan disebut juga dengan majas pertautan.

Majas Perbandingan dibagi menjadi:
Asosiasi atau Perumpamaan
Majas ini mengasosiasii atau memperumakan suatu benda dengan benda lain yang memiliki sifat sama. Contoh :
Anak itu berlari sangat cepat, secepat angin berhembus.
Berni adalah seorang anak yang berkemauan keras seperti baja.

Metafora
Metafora adalah gaya bahasa mengungkapkan kata-kata secara langsung berupa perbandingan analogis. Kata-kata yang diungkapkan bukanlah arti yang sebenarnya, melainkan sebagai gambaran yang berdasarkan persamaan atau perbandingan. Contoh majas metafora seperti berikut ini.
Ibuku adalah belahan jiwaku. (belahan jiwa disini berarti sangat penting)
Keluargaku adalah harta karunku. (harta karun disini adalah sesuatu sangat berharga)
Santi adalah anak emas dari guru kelasku. (anak emas berarti murid kesayangan)

Personifikasi
Personifikasi adalah gaya bahasa yang membandingkan benda-benda tak bernyawa seakan menjadi benda yang hidup layaknya manusia. Misalnya:
Angin putting beliung membabi buta dan menghancurkian pemukiman warga.
Tahun lalu terjadi tsunami dengan ombak besar yang berkejar-kejaran menuju ke tepian pantai.
Peluit wasit telah menjerit panjang, menandakan bahwa pertandingan telah berahkir..

Alegori
Alegori adalah gaya bahasa yang menyatakan dengan cara lain, melalui kiasan atau penggambaran. Alegori merupakan majas perbandingan yang bertautan antara satu dan yang lainnya sehingga menjadi kesatuan yang utuh. Majas alegori biasanya diungkapkan dalam bentuk cerita yang penuh dengan simbol-simbol bermuatan moral.
Misalnya:
“Perjalanan hidup manusia seperti sungai yang mengalir menyusuri tebing-tebing, yang kadang-kadang sulit ditebak kedalamannya, yang rela menerima segala sampah, dan yang pada akhirnya berhenti ketika bertemu dengan laut.”

Simbolik
Majas simbolik adalah gaya bahasa yang menggambarkan sesuatu dengan menggunakan benda, binatang, atau tumbuhan sebagai simbol atau lambang. Misalnya:
Kau adalah bintang hatiku.
Si jago merah telah menghanguskan dusun Teratai..
Hery sungguh berani menembus hutan layaknya raja hutan.

Metonimia
Metonimia adalah majas yang ditandai dengan penyebutan suatu barang yang dikaitkan dengan nama tertentu. Misalnya:
Ayah gemar membeli gudang garam. (gudang garam adalah merk sebuah rokok)
Setiap pagi Ayah selalu membaca Meteor. (dalam kalimat ini Meteor adalah sebuah nama surat kabar)
Jarak antara Jakarta dan Bali saat ini tak jadi masalah lagi karena ada Garuda yang bisa terbang dengan cepat pula. (dalam kalimat ini Garuda adalah sebuah pesawat)

Sinekdok
Sinekdok adalah majas yang menyebutkan nama bagian sebagai pengganti nama benda secara keseluruhan atau sebaliknya. Majas sinekdokhe terdiri atas dua bentuk berikut.
Pars pro toto, yaitu menyebutkan sebagian untuk keseluruhan.
Contoh:
Indonesia kembali berhasil memboyong Piala Thomas. (yang berhasil hanya satu regu saja)
Setiap kepala dikenakan sumbangan seribu rupiah. (yang dimaksud bukan hanya kepalanya saja melainkan adalah satu orang)
Totem pro parte, yaitu menyebutkan keseluruhan untuk sebagian.
Contoh:
Dunia diguncangkan oleh Perang Dunia II. (yang diguncangkan tidak semua penghuni dunia)
Solo meraih adi pura yang ke lima tahun ini. (yang meraih hanya sebagian kota Solo)

Simile
Simile adalah gaya bahasa yang mengungkapan dengan perbandingan secara eksplisit yang dinyatakan dengan kata depan dan penghubung, seperti layaknya, bagaikan, " umpama", "ibarat","bak", bagai".
Contoh:
Kau bagaikan langit, aku bagai buminya, bagaikan Qais dan Laila yang dimabuk cinta, berkorban apa saja.
READ MORE

4 Unsur Utama Suatu Negara

Berikut ini beberapa unsur utama suatu negara yang akan menentukan sebuah negara tersebut layak disebut sebagai bagian negara atau tidak. Unsur utama pembentuk negara antara lain wilayah, penduduk, pemerintahan, dan kedaulatan. Selengkapnya mari kita simak uraian dibawah ini:

Wilayah

Setiap Negara menduduki wilayah tertentu di muka bumi dan memiliki batas-batas wilayah yang jelas pula. Kekuasaan Negara mencakup sluruh wilayah, tak hanya tanah, akan tetapi laut dan sekililingnya dana angkasa diatasnya. Seiring berkembangnya teknologi, saat ini masalah wilayah menjadi lebih rumit dibandingkan dengan masa lampau. Salah satu contohnya, pada masa lampau, wilayah laut cukup sejauh 3 mil dari pantai sesuai dengan jarak tembak meriam. Pada saat ini, hal itu menjadi kurang relavan lagi karena jarak tembak peluru kendali bisa mencapai ratusan mil. Itu sebabnya, beberapa Negara termasuk Indonesia mengusulkan wilayah laut sejauh 12 mil diukur dari titik terluar, serta menuntut adanya zone ekonomi eksklusif 200 mil. Karena teknologi yang berkembang dengan sangat pesat, tak menutup kemungkinan pengeboran minyak dan gas di lepas pantai mendorong sejumlah Negara besar untuk menuntut penguasaan wilayah yang lebih luas.

Penduduk

Setiap Negara pasti memiliki penduduk dan kekuasaan Negara menjangkau seluruh penduduk di dalam wilayahnya. Penduduk dalam suatu Negara biasanya menunjukkan beberapa ciri khas yang membedakannya dari bangsa lain. Perbedaan ini tampak, sebagai contoh, dalam kebudayaan dan dalam identitas nasionalnya. Kesamaan dalam sejarah, kesamaan bahasa, kesamaan kebudayaan, kesamaan suku bangsa, dan kesamaan agama meruapakan suatu factor yang mendorong ke arah terbentukknya persatuan nasional dan identitas nasional yang kuat. Persamaan dan homogenitas tidak menjamin kokohnya persatuan. Sebaliknya, keanekaragaman juga tidak menutup kemungkinan untuk berkembangnya persatuan yang kokoh. Misalnya, Negara Indonesia memiliki puluhan bahasa daerah, suku bangsa dan berbagai agama, sampai sekarang Negara ini masih kokoh dan bersatu. Sebaliknya Inggris dan Amerika memiliki bahasa yang sama tetapi merupakan dua bangsa dan Negara terpisah.

Pemerintahan

Setiap Negara memiliki organisasi yang berwenang untuk merumuskan dan melaksanakan keputusan-keputusan yang mengikat seluruh penduduk di dalam wilayahnya. Keputusan-keputusan ini antara ain berbentuk undang-undang dab berbagai peraturan lainnya. Dalam hal ini organisasi yang dimaksud adalah pemerintah yang bertindak atas nama Negara dan menyelenggarakan kekuasaan dari Negara. Dengan demikian, Negara itu bersifat lebih permanen, sedangkan pemerintah biasannya silih berganti. Kekuasaan pemerintah biasanya dibagi menjadi 3, yaitu legislative (pembuat undang-undang), eksekutif (pelaksanan undang-undang), yudikatif (yang mengawasi pelaksanaan undang-undang)

System pemerintahan yang dikenal dunia secara garis besar dapat dibedakan menjadi tiga model, yaitu:
System pemerintahan presidensiil
Merupakan system pemerintahan yang terpusat pada jabatan presiden sebagai kepala pemerintahan sekaligus sebagai kepala Negara. Negara yang menerapkan system ini misalnya Inggris, Filipina, Indonesia dan Malaysia.

System pemerintahan parlementer
Dalam system ini, jabatan kepala Negara dan kepala pemrintahan dibedakan dan dipisah satu sama lain. Jabatan kepala Negara untuk Negara republic dipegang oleh presiden, untuk Negara kerajaan dipegang oleh raja atau ratu, sedangkan kepala pemerintahan dipegang oleh perdana menteri. Negara yang menerapakan system ini diantaranya Malaysia, Inggris, Singapura dan India.

System pemerintahan campuran
Negara yang menerapakan system ini adalah Perancis.

Kedaulatan

Kedaulatan ialah kekeuasaan tertinggi untuk membuat undang-undang dan melaksanakannya dengan semua cara (termasuk paksaan) yang tersedia. Negara mempunyai kekuasaan tertinggi ini untuk memaksa semua penduduknya agar mentaati undang-undang serta peraturan-peraturannya. Disamping itu, Negara mempertahankan kedaulatannya terhadap serangan-serangan dari Negara lain dan mempertahankan kedaulatannya ke luar. Untuk itu, negera menuntut loyalitas yang mutlak dari warga negaranya. Kedaulatan merupakan suatu konsep yuridis yang tidak selalu sama dengan komposisi dan letak kekuasaan politik.

Kedaulatan yang bersifat mutlak sebenarnya tidak ada sebab pimpinan kenegaraan (raja atau dictator) selalu terpengaruh oleh tekanan-tekanan dan factor-faktor yang membatasi penyelenggaraan kekuasaan mutlak, apalagi kalau menghadapi masalah dalam hubungan internasional. Perjanjian internasional pada dasarnya membatasi kedaulatan suatu Negara. Kedaulatan umumnya dianggap tidak dapat dibagi-bagi, tetapi di dalam Negara pederal sebenarnya kekuasaan dibagi antara Negara dan Negara-negara bagian.
READ MORE

Kerja Rodi Pada Zaman Penjajahan

Pengertian Kerja Rodi

Kerja Rodi dapat diartikan dengan kerja tanpa upah, tanpa istirahat demi membangun sebuah benteng dan jalan raya, tanpa membantah apa yang telah diperintahkan oleh tentara Belanda, dan menuruti apa yang diperintahkannya.

Lambat laun kekuasaan VOC (Kompeni) merosot dan bangkrut. Hal ini disebabkan banyaknya biaya yang harus dikeluarkan untuk mengatasi perlawanan penduduk, adanya tindak korupsi oleh para pegawai dan juga adanya persaingan antar konsgi. Dan pada tanggal 31 Desember 1799, VOC dibubarkan secara resmi.

Tumbangnya kekuasaan VOC bukanlah akhir dari penjajahan karena kekuasaan telah diambil alih oleh pemerintah Hindia Belanda. Tentu saja hal ini akan sedikit banyak akan berpengaruh pada koloni Belanda di Indonesia. Revolusi yang dikendalikan oleh Perancis menyebabkan terjadinya perubahan politik di Belanda sehingga dalam revolusi tersebut kekuasaan raja WillemV runtuh dan kemudian berdirilah Republik Bataaf.

Tak lama berselang, republic ini dibubarkan. Akibatnya Belanda dijadikan kerajaan dibawah pengaruh Perancis yang dirajaia oleh Louis Napoleon. Untuk mempertahankan pulau Jawa dari ancaman Inggris, pada tanggal 1 Januari 1808 Louis Napoleon mengangkat Willem Daendels sebagai gubernur. Selain itu Daendels juga diberi tugas untuk mengatur pemerintahan di Indonesia.

Langkah dan Kebijakan Daendels terkait Kerja Rodi

Pada tanggal 15 Januari 1808 Daendels menerima kekuasaan dari Gubernur Jenderal Weise. Daendels dibebani tugas mempertahankan Pulau Jawa dari serangan Inggris, karena Inggis telah menguasai daerah kekuasaan VOC di Sumatra, Ambon, dan Banda. Sebagai gubernur jenderal, langkah-langkah yang ditempuh Daendels, antara lain:
1. Meningkatkan jumlah tentara dengan jalan mengambil dari berbagai suku bangsa di Indonesia.
2. Membangun pabrik senjata di Semarang dan Surabaya.
3. Membangun pangkalan armada di Anyer dan Ujung Kulon.
4. Membangun jalan raya dari Anyer hingga Panarukan, sepanjang ± 1.100 km.
5. Membangun benteng-benteng pertahanan.

Dalam rangka mewujudkan langkah-langkah tersebut Daendels menerapkan sistem kerja paksa (rodi). Selain itu, Daendels melakukan berbagai usaha untuk mengumpulkan dana dalam menghadapi Inggris.

Langkah tersebut antara lain:
1. Mengadakan penyerahan hasil bumi (contingenten).
2. Memaksa rakyat-rakyat menjual hasil buminya kepada pemerintah Belanda dengan harga murah (verplichte leverantie).
3. Melaksanakan (Preanger Stelsel), yaitu kewajiban yang dibebankan kepada rakyat Priangan untuk menanam kopi.
4. Menjual tanah-tanah negara kepada pihak swasta asing seperti kepada Han Ti Ko seorang pengusaha Cina.

Kebijakan yang diambil Daendels sangat berkaitan dengan tugas utamanya yaitu untuk mempertahankan Pulau Jawa dari serangan pasukan Inggris. Berikut ini kebijakan- kebijakan yang diberlakukan Daendels terhadap kehidupan rakyat:
1. Semua pegawai pemerintah menerima gaji tetap dan mereka dilarang melakukan kegiatan perdagangan.
2. Melarang penyewaan desa, kecuali untuk memproduksi gula, garam, dan sarang burung.
3. Menerapkan sistem kerja paksa (rodi) dan membangun ketentaraan dengan melatih orang-orang pribumi.
4. Membangun pelabuhan- pelabuhan dan membuat kapal perang berukuran kecil.

READ MORE

Tahapan Perkembangan Akhlak Seseorang

Beberapa tahapan perkembangan akhlak seseorang hingga mencapai tahapa d3wasa dan matang dapat dibagi menjadi tiga, dimana dalam proses ini kita sebagai manusia mengalami perkembangan baik fisik maupun mental. Yang secara terus-menerus harus mendapatkan bimbingan agar tidak terpengaruh oleh dampak negative yang mungkin ada baik itu dari faktor lingkungan, teman, dan faktor lainnya.

Perkembangan Akhlak Seseorang dibagi menjadi tiga tahap, yaitu:

Tahap awal anak-anak

Tahap ini anak-anak mulai membentuk keyakinan kepada orang sekitarannya. Hubungan ibu dan anak dalam tahap ini perlu dijaga dan diperkukuh, sehingga anak-anak mempunyai keyakinan kepada lingkungan dan alam sekitarnya. Keupayaan anak-anak untuk mandiri serta merasakan kewujudan dirinya yang tersendiri cukup penting dalam tahap ini. Dalam tahap inilah berkembang sifat-sifat personal seperti sayang, benci, ego serta kebebasan untuk mengungkap perasaan tercipta.

Tahap pertengahan dan akhir anak-anak

Dalam tahap ini anak-anak mula memperluas arena hubungan sosial dan pergaulannya dengan orang lain yang sekampung atau sesekolah atau juga rekan sebaya dengannya. Anak-anak awalnya menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi baru dalam hidupnya. Ia mula membiasakan perbuatan dan jenis-jenis tindak tanduk yang disukai oleh orang lain atau sebaliknya. perbuatannya. Perkembangan akhlak yang positif ini menyebabkan anak-anak selalu berusaha untuk menyelaraskan antara kehendak dirinya dengan kehendak orang lain.

Tahap baligh dan remaja

Perkembangan akhlak pada masa ini mula berakar dan mantap. Fisik anak-anak mulai berkembang dan membesar. Perkembangan ini diikuti oleh perkembangan sosial emosinya , di mana anak tersebut mulai memperoleh kepribadiannya yang unik. Ia mulai merasakan 'sense of belonging' pada kelompok yang lebih besar. Tahap ini adalah tahap yang amat complicated (rumit) dan ia disertai oleh pengalaman-pengelaman baru serta peranan dan peluang-peluang yang baru.
READ MORE

Manfaat dan Kegunaan Daun Keji Beling

Tentu kita sudah mengenal tanaman obat yang satu ini, manfaat daun keji beling memang sudah sangat terkenal ampuh untuk mengobati berbagai macam penyakit secara alami. Daun keci beling ini mudah untuk dipelihara, dengan perawatan yang tidak begitu rumit maka kita dapat membudidayakan 'apotik hidup' untuk berjaga-jaga apabila kelak kita memerlukan kegunaan dari tumbuhan keji beling ini.

Diantara kita mungkin masih banyak yang belum tahu kalau tumbuhan obat asal Madagaskar ini mampu dengan unik menyembuhkan berbagai macam sakit baik itu ringan maupun kronik. Dengan resep sederhana dan seadanya, apabila rutin diamalkan maka khasiat dari tanaman baik itu akar, batang, maupun daun keci beling dapat kita rasakan.

Manfaat dan Kegunaan Daun Keji Beling

Berikut ini beberapa manfaat daun keji beling beserta resepnya yang sederhana dan mudah untuk anda praktekkan:
  1. Menyembuhkan kencing manis, silahkan petik 20-50 gr daun segar, kemudian direbus dalam 6 gelas air sampai tersisa hanya 3 gelas. Setelah dingin diminum 3 kali 1 gelas per hari. dan lakukan secara rutin sampai kencing manis berangsur-angsur pulih.
  2. Sembelit sembuh dengan cepat, silahkan ambil sekitar 6 lembar daun keji beling dan rebus dengan 2 gelas aiur hingga tersisa hanya satu gelas. Minum dalam keadaan hangat.
  3. Menyembuhkan sakit maag kronis, secara rutin konsumsi daun keji beling sebagai lalapan atau jika anda mampu maka lebih baik dimakan selagi perut kosong. Caranya ambil 2 lembar daun keji beling, maka sebelum makan disaat pagi dan sebelum tidur malam.

Nah, demikianlah sedikit tentang manfaat daun keci beling. Yang pernah saya buktikan sendiri dan benar-benar sembuh adalah ketika saya sedang di Malaysia. Waktu itu saya menderita sakit lambung atau maag kronis yang sudah setahun lebih belum sembuh. Karena bosan berobat sayapun disarankan oleh seorang sahabat yang orang China untuk mengkonsumsi daun ini. Dan ternyata setelah rutin mengkonsumsi daun keji beling selama 2-3 bulan, maag saya yang membandel berhasil sembuh total.
READ MORE